Di era maju dan serba teknologi seperti ini, siapa sih yang belum pernah tahu mengenai jejaring sosial ? Tak hanya orang dewasa dan remaja, anak-anak pun sekarang sudah tahu apa itu Facebook, Twitter. Sangatlah banyak fungsi dari jejaring sosial sendiri. Banyak fungsi diantaranya kita dapat mengobrol, curhat, dan membuat grup untuk share apapun untuk mencari solusi.
Ironisnya, jejaring sosial yang mestinya jadi sarana jalinan teman, menjadikan lebih mudah berkomunikasi, memudahkan sebuah diskusi, malah menjadi sarana pembuat masalah dan perselisihan akibat suatu kata yang tidak berkenan.
Di kalangan remaja misalnya, tak usah jauh-jauh, di lingkungan sekolahan misalnya, jejaring sosial menjadi pemicu amarah, dimana orang dapat melemparkan uneg-unegnya kepada orang yang tidak disenanginya, mengatakan si dia begini, begitu. Tidak terima yang dilecehkan bicara pada temannya, berita itu terus menyebar di kubu si yang dilecehkan. Nah, inilah yang akan memicu pertikaian di sebuah lingkungan yang mestinya damai.
Tindakan ironis yang dilakoni seperti itu, semestinya tak perlu ditanggapi secara emosional. Gampang sajalah, sebaiknya tinggal gunakan jalan tengah ( damai ) yang tak akan menimbulkan kerusuhan yang merusak sebuah jalinan teman.
Jika tak mau jalan damai, cara yang terbaik adalah dengan tidak menanggapi lontaran uneg-uneg dari seseorang, seperti yang pernah dikatakan oleh sang motivator terkenal di Indonesia, Mario Teguh, ia pernah juga dilempari uneg-uneg di jejaring sosial Facebook, tapi ia me-Like-nya. Tak perlu emosional, nantinya akan redam sendiri.
Banyak cara sebenarnya, tidak perlu dengan kekerasan, cukup anda bilang, dengan melaporkan sebuah komentar, atau status ( misal, Facebook ) dengan menandai sebagai penyalah gunaan karena menimbulkan sebuah konflik. Tetapi cara ini sebaiknya anda pakai jika anda merupakan orang yang bertanggung jawab. Jika anda bukan tipe orang yang kurang bertanggung jawab, sebaiknya jangan lakukan, dan tidak saya sarankan jika hanya masalah sepele.
Akhir kata dari saya ...
Ingat, gunakan jejaring sosial sebagaimana mestinya tanpa mengotori dengan lemparan uneg-uneg dan sesuai dengan kebijakan layanan sebuah jejaring sosial itu sendiri.
image: bisnisukm.com
image: bisnisukm.com








